Pasar observability telah mengalami perubahan signifikan dalam beberapa bulan terakhir, dengan peristiwa penting berupa akuisisi Splunk oleh Cisco. Akuisisi ini membuat Cisco mengintegrasikan Splunk ke dalam portofolio luas mereka yang mencakup solusi jaringan dan keamanan. Seiring dengan Cisco yang mendefinisikan ulang peran keamanan dan observability dalam penawaran Splunk, industri ini sedang mengalami periode penyesuaian dan absorpsi. Fase ini menyebabkan penurunan sementara, namun tren pertumbuhan pasar secara keseluruhan tetap terjaga, dan industri diperkirakan akan pulih dalam beberapa bulan mendatang.
Pada paruh pertama 2024, sektor observability melihat hasil yang lebih rendah dari proyeksi. Salah satu faktor penyebabnya adalah absorpsi peralatan jaringan perusahaan yang meningkat pesat selama pandemi. Namun, meskipun ada pelambatan sementara ini, permintaan untuk solusi observability tetap kuat. Pasar tetap berada dalam mode pertumbuhan, dan penurunan saat ini diperkirakan hanya sementara, bukan perubahan arah sektor ini.
Ketika kita melihat ke paruh kedua 2024, deep observability diperkirakan akan memainkan peran penting dalam memungkinkan organisasi untuk meruntuhkan silo di area kunci seperti NetOps (Network Operations), DevOps (Development Operations), dan SecOps (Security Operations). Tim-tim ini secara tradisional bekerja dalam lingkungan yang terisolasi, tetapi dengan semakin meningkatnya integrasi teknologi AI ke dalam perusahaan, alat observability akan sangat penting dalam memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi antar domain ini. Deep observability akan membantu organisasi mempersiapkan adopsi AI dengan memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap aliran data, terutama saat model pelatihan dan inferensi memperkenalkan lebih banyak titik sentuh di cloud dan meningkatkan aktivitas jaringan di lokasi.
Salah satu kemajuan penting dalam teknologi deep observability adalah kemampuannya untuk memantau dan memberikan visibilitas terhadap lalu lintas yang terenkripsi. Dengan semakin banyak organisasi yang mengadopsi enkripsi sebagai bagian dari protokol keamanan mereka, alat deep observability akan sangat penting untuk memastikan bahwa jalur data terenkripsi ini tetap transparan dan dapat dikelola. Ini juga akan membuka jalan bagi otomatisasi yang lebih besar, yang akan diperlukan saat aplikasi AI menjadi lebih tersebar dalam operasi bisnis. Dengan meningkatkan tingkat visibilitas pada aliran lalu lintas terenkripsi ini, solusi deep observability akan membuat alur kerja berbasis AI menjadi lebih efektif dan efisien.
Pasar deep observability menunjukkan kinerja positif pada paruh pertama 2024, dengan vendor terkemuka seperti Gigamon terus mendominasi sektor ini. Gigamon tetap menjadi pemain terbesar di ruang deep observability, terus menyediakan solusi pemantauan komprehensif untuk lalu lintas jaringan dan keamanan. Dengan deep observability yang terus berkembang, pasar diperkirakan akan tumbuh lebih dari 30% year-over-year pada 2024, mendekati angka $500 juta. Pertumbuhan ini mencerminkan permintaan yang kuat untuk wawasan lebih dalam terhadap lalu lintas jaringan, aplikasi, dan ancaman keamanan, terutama mengingat adopsi teknologi cloud dan AI yang semakin meningkat.
Melihat ke masa depan, pasar deep observability diperkirakan akan mempertahankan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) lebih dari 30%, dan diperkirakan akan mendekati $2 miliar pada 2029. Laju pertumbuhan ini menunjukkan bahwa deep observability akan berkembang jauh lebih cepat daripada pasar observability secara keseluruhan, yang juga tumbuh tetapi dengan kecepatan yang lebih lambat. Pentingnya AI yang semakin berkembang, bersama dengan kompleksitas jaringan perusahaan yang meningkat, akan terus mendorong pertumbuhan ini, menjadikan deep observability sebagai alat penting bagi bisnis yang ingin meningkatkan keamanan, kinerja, dan efisiensi operasional.
Kesimpulannya, meskipun pasar observability mengalami beberapa tantangan jangka pendek, terutama karena integrasi Splunk ke dalam portofolio Cisco, sektor deep observability tetap berada di jalur pertumbuhan yang mengesankan. Dengan semakin banyaknya perusahaan yang mencari cara untuk mengintegrasikan AI dan mengatasi tantangan lalu lintas terenkripsi, pasar untuk alat deep observability akan terus berkembang pesat. Pada 2029, pasar ini diperkirakan akan mencapai $2 miliar, didorong oleh inovasi yang berkelanjutan dan kebutuhan yang semakin besar untuk visibilitas jaringan yang komprehensif dalam lanskap teknologi yang semakin kompleks.
Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Gigamon Indonesia untuk mendapatkan informasi lebih detail mengenai solusi yang mereka tawarkan. Atau, Anda juga bisa menghubungi PT. iLogo Infralogy Indonesia untuk mendapatkan panduan lebih lanjut terkait solusi yang dapat diimplementasikan di perusahaan Anda.
